Dalil Pernikahan

Tidak seorang manusiapun di dunia ini yang dapat membantah ketika ada seseorang yang mengatakan bahwa segala yang ada di dunia ini mengandung godaan, dan Salah satu bentuk godaan terbesar bagi Bani Adam adalah fitnah syahwat. Kebanyakan pemuda islam hancur karena adanya fitnah syahwat. Banyak sekali umat islam yang terjerumus dalam fitnah syahwat. Banyak sekali umat yang begitu perkasa, namun ternyata begitu rapuh saat harus menghadapi yang namanya syahwat. Baca entri selengkapnya »

Dalil Surga dan Neraka

Dunia ini bukanlah titik akhir dari sebuah kehidupan. Dunia ini hanyalah tempat persinggahan bagi perjalanan kita menuju dunia yang kekal adanya. Yang perlu kita pikirkan dan perjuangkan adalah dunia kekal yang akan menjadi tempat tinggal kita kelak. Negeri akhirat adalah negeri yang kekal, yang di dalamnya terdapat dua buah tempat abadi yang akan menjadi rumah kita, yaitu surga dan neraka. Baca entri selengkapnya »

Dalil Bersuci (Thaharah)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula menghampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau kembali dari tempat buang air, atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.” QS. 4 : 43 Baca entri selengkapnya »

Jilbab

Gaul? kenapa nggak!, Jilbab? Wajib tuh!

Bila diibaratkan, wanita yang berjilbab dengan wanita yang tidak berjilbab itu seperti dua buah roti yang bermerek sama namun dengan cover atau bungkus yang berbeda. Duah buah roti sama-sama bermerek “X” misalnya. Roti “X” yang pertama dibiarkan terbuka, dijual dipinggiran jalan, yang setiap orang dapat dengan mudah melihatnya secara langsung, bahkan meraba atau mencicipinya pun mudah. Untuk roti “X” yang pertama ini, lalatpun pasti mudah untuk hinggap. Roti “X” yang kedua dibungkus dan dikemas dengan plastik bersih, rapat, indah, dan rapi. Kemudian tempat penjualannyapun ditempatkan di dalam lemari kaca, yang nggak setiap orang dapat menyentuhnya. Diantara kedua roti tersebut, kalau kita disuruh memilih, tentunya pilih roti “X” yang kedua, karena tertutup dengan rapat dan bersih, tentunya kita pun yakin bahwa roti ini belum pernah dicicipi orang lain sebelumnya. Sedangkan roti “X” yang pertama, meragukan, lalat saja mudah hinggap. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.