Asma binti Abu Bakar berkata, “az-Zubair mengawiniku dalam keadaan tak punya apa-apa di bumi ini baik harta, hamba sahaya maupun sesuatu yang lain kecuali seekor unta untuk menimva air dan seekor kuda yang setiap harinya aku memberinya makan, aku mengambil air dan menjahit ember yang robek, aku membuat roti untuk az-Zubair meski aku tak pandai membuatnya hingga harus minta tolong kepada para wanita Anshar yang jadi tetanggaku, dan kadangkala aku juga mengambil biji-bijian dengan membawanya di atas kepalaku dari tanah az-Zubair yang dikapling oleh Rasulullah saw untuknya, padahal tanah itu berjarak dua pertiga farsakh dari rumahku. Baca entri selengkapnya »
