Jilbab Seksi

“Jilbab”, perangkat busana muslim yang satu ini memang senantiasa menjadi salah satu topik bahasan yang tak pernah henti. Tak salah memang jika pembahasan jilbab ini tidak pernah hilang dari telinga kita mengingat jilbab memiliki arti dan fungsi yang sangat vital dalam syariat Islam. Sedangkan realitanya, penggunaan jilbab masih sangat banyak yang keluar dari koridor syariat tersebut.

Pada dasarnya, jilbab merupakan salah satu perangkat busana umat muslimah, yakni berupa kain yang longgar dan tidak transparan yang berfungsi untuk menutup atau menyembunyikan aurat mereka. Namun, saat ini betapa banyak umat muslimah yang katanya menggunakan jilbab namun sama sekali tidak menutup aurat mereka. Berdasarkan arti katanya, maka di dalam syariat Islam tidak mengenal yang namanya Jilbab seksi. Namun, kenyataannya saat ini istilah jilbab seksi telah tumbuh dan terus berkembang dengan pesat.

Mereka ingin menggunakan jilbab, namun ingin tetap tampil seksi. Sehingga mereka berusaha untuk menutupi kepalanya dengan selembar kain yang menurut pemikiran mereka itulah jilbab, namun mereka pun tetap berusaha untuk memperlihatkan belahan dadanya, mereka masih sangat gemar untuk memamerkan setiap lekuk tubuhnya yang indah dan menantang, mereka masih tidak malu untuk menampakkan pusar mereka. Bahkan banyak pula yang tidak malu untuk mempertontonkan (maaf) celana dalamnya ketika mereka tengah kumpul-kumpul, nongkrong dan ngobrol-ngobrol di tempat-tempat umum. Masya Allah!

Coba saudari renungkan sejenak, “Apa sih mau saudari yang sebenarnya? Mau berjilbab atau mau seksi?” Kalau memang mau berjilbab, ya berjilbablah sesuai dengan aturan jilbab itu sendiri sebagaimana terdapat dalam syariat berjilbab di dalam Islam. Tapi kalau ingin seksi, jangan membawa jilbab!

Sebutan Jilbab seksi kini masih sangat banyak disandang oleh para muslimah kita, bahkan dengan bangganya. Entah mereka tidak mengerti atau pura-pura tidak mengerti bahwa perbuatan yang mereka pertahankan itu akan menjadi sumber malapetaka bagi dirinya dan orang lain. Sadarkah kalian wahai saudariku, betapa banyak kaum lelaki telah dan akan yang terjerumus dalam kancah kemaksiatan karena godaan aurat yang kalian tebarkan? Sadarkah kalian betapa banyak pula dari golongan kalian sendiri yang telah menjadi korban nafsu jalang dari para lelaki hidung belang yang tidak dapat menahan hawa nafsunya setelah melihat segolongan kalian? Apakah kalian akan terus mendukung semua ini?

Tidak ada manfaat yang jelas dalam penggunaan jilbab seksi, kecuali mengarah pada kemaksiatan. Karena jilbab seksi tidak dapat menutup aurat dan tidak pula akan mengidentitaskan penggunanya sebagai seorang muslimah sejati. Dan tidak ada tujuan yang jelas dalam penggunaan jilbab seksi, kecuali juga mengarah kepada kemaksian. Karena jilbab seksi bukanlah perintah yang wajibkan dalam Islam, melainkan larangan yang diharamkan. Menggunakan jilbab seksi berarti telah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya, itulah perbuatan dholim.

(Maaf), Kadang terbesit tanya dalam pikiran penulis jika merenungkan masalah jilbab seksi ini, “apakah mereka menganggap bahwa rambut atau telinga mereka itu lebih menarik perhatian dan nafsu jalang para lelaki hidung belang ketimbang belahan dada, setiap lekuk tubuh dan pinggul, gambaran buah dada, atau lekukan paha mereka sehingga mereka hanya mau membungkus kepala mereka saja? Apakah mereka pikir bahwa belahan dada, setiap lekuk tubuh dan pinggul, gambaran buah dada, atau lekukan paha mereka itu tidak lebih menjerumuskan?”

Ketahuilah wahai saudariku muslimah yang insya Allah dirahmati Allah swt, jangan habiskan sisa waktumu untuk memperjuangkan hal yang sia-sia. Jangan habiskan usiamu untuk memperjuangkan sesuatu yang justru akan membinasakanmu dan kami (kaum lelaki).

Jilbab seksi bukanlah pakaian muslimah yang layak pakai. Sebaliknya, jilbab seksi adalah modifikasi pikiran-pikiran jahiliyah yang ingin menjerumuskan umat Islam dalam kebinasaan.

Lihatlah saudari-saudari kita yang telah komitmen dalam menggunakan jilbab yang syar’i, yang benar-benar dapat menutup aurat mereka. Lihatlah betapa indahnya mereka, laksana emas mutiara yang paling mahal, yang terbungkus rapat dan tak seorang pun dapat menjamahnya dengan mudah karena masih tersegel dan dikelilingi oleh para aparat keamanan. Lihatlah para aktivis yang penuh dengan aktivitas namun mereka tidak mengeluh atau kesulitan untuk mengenakan jilbab yang lebar (syar’i). Kalau mereka mampu, lalu mengapa saudari tidak mampu? Yakinlah saudariku, kuatkan dan luruskan niat untuk melepaskan jilbab seksi dan beralihlah dalam naungan Islam yang sesungguhnya bersama jilbab yang syar’i.

www.syahadat.com

About these ads

6 Tanggapan to “Jilbab Seksi”

  1. jack Says:

    Namanya juga ketupat mas, kalo gak padet montok kurang laku….. pake jilbab iya, tapi bungkus yang laen tetep kudu padet n montok, kalu perlu ada sobekan disana-sini biar isinya keliatan …. laku deh!

  2. nurdiyon Says:

    “Yup… montok plus ada sobekan disana-sini, kemudian ketika ada orang2 yang hobi dengan ketupat, langsung saja di sabet tuh ketupat, dipotong-potong, ditelan, dan setelah isinya dimakan, dibuanglah kulitnya…”

    wahai saudariku muslimah… maukah kalian disamakan dengan ketupat? maukah kalian dierlakukan seperti ketupat? dilihat menggairahkan, dipegang, dibelah, dipotong-potong, diambil isinya dan dimakan, lalu kulitnya dibuang, maukah kalian diperlakukan seperti itu?

  3. Febry Says:

    Jadinya belah ketupat…
    Sekarng yg hrs dbelah adlah baja tebal yg menutpi otak remaja yaitu slalu menebar kemaksiatan dngan bebasnya,mudahx mlakukan seks dluar nikah. Dan itu jg pnyebak dri bgaiman berpakaian yang syar’i.
    Setujuhkan anda dgn kalimat, pakaian menentukan kelakuan kita?

    • nurdiyon Says:

      salah satu faktor yang turut menentukan bagaimana kelakuan kita ya memang pakaian itu sendiri…

      dengan berpakaian funky… mau nggak mau kelakuan kita pun akan terbawa funky, lirik sana-sini, dan tebar pesona dengan penuh percaya dirinya… tanpa rasa malu ataupun bersalah

      dan menggunakan pakaian yang syar’i, tentunya akan mengekang sifat2 buruk kita… Contoh: dengan memakai baju koko atau memakai gamis yang syar’i tentu saja ia tidak akan berani untuk jelalatan apalagi kecentilan dan nggodain orang… tentunya ia akan malu untuk melakuan kemaksiatan. intinya, kelakuannya akan turut terjaga, dan ia pun akan terjaga…

      wallahua’alam

  4. Febry Says:

    Jadinya belah ketupat…
    Sekarng yg hrs dbelah adlah baja tebal yg menutpi otak remaja yaitu slalu menebar kemaksiatan dngan bebasnya,mudahx mlakukan seks dluar nikah. Dan itu jg pnyebak dri bgaiman berpakaian yang syar’i.
    Setujukah anda dgn kalimat, pakaian menentukan kelakuan kita?
    Mas sy harap pexbran artikel ini tdk hy lewat intrnet tapi lebh diperbaxak lewat buku,selmbaran kertas yg gratis.agar mudah dibaca oleh saudari2 qta yg kurang mampu beli buku to bka intrnet.trimakasih

    • nurdiyon Says:

      usul yang bagus saudaraku…
      Insya Allah kita semua berusaha
      semoga Allah swt mengabulkan melalui tangan-tangan yang telah memiliki kemampuan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: