Jika beberapa waktu lalu kita dihebohkan oleh Flu Burung, maka saat ini ada lagi kasus Flu Babi. Flu Babi (swine flu) adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang, terutama babi dan ada kemungkinan penularan antar manusia.
Secara umum flu babi mirip dengan influenza (Influenza Like Illness-ILI) dengan gejala klinis, demam, batuk pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, napas cepat atau sesak napas, dapat juga disertai mual, muntah dan diare.
Cara penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3 sampai 5 hari.
Untuk mencegah flu babi, tidak jauh berbeda dengan flu burung, yaitu dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu.
Menurut Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips untuk mencegah Flu Babi :
- Tutupi hidung dan mulut dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
- Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah batuk atau bersin.
- Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
- Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
- Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
- Jika sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.
Dari berbagai sumber.
