Bayi Gumoh

bayiKita tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah gumoh di telinga kita. Gumoh atau memuntahkan sebagian ASI yang telah ditelan merupakan satu hal yang biasa terjadi pada bayi. Namun, bagi sebagian ibu yang belum mengetahui masalah gumoh ini mungkin akan membuatnya menjadi tegang, khawatir dan bertanya-tanya, terlebih lagi jika memang terjadi pada anak yang pertama. Baca entri selengkapnya »

Yang Harus Diperhatikan Dari Anak

anakAnak adalah titipan bagi setiap orangtua yang suatu saat akan diambil kembali oleh Penitip-nya. Kemudian Sang Penitip akan meminta pertanggungjawaban atas titipannya tersebut. Sang Penitip akan menginterogasi mengenai titipan tersebut, apakah ia telah dijaga dengan sebaik-baiknya, apakah ia telah diberikan segala sesuatu yang terbaik, dan sebagainya. Baca entri selengkapnya »

Di Balik Hukum Allah swt

Banyak di antara kita yang senantiasa merasa berat atas peraturan yang ditetapkan oleh Sang Penguasa, Allah swt. Bahkan seringkali perintah dan larangan Allah swt tersebut menjadi beban yang sangat berat. Keragu-raguan dan tanda tanya banyak menghantui hati dan isi kepala orang-orang yang merasa terbebani oleh aturan Allah swt, “Benar nggak sih ini buatan Allah?… Kenapa sih Allah ngasih aturan-aturan kayak begini?… Ribet amat sih nih aturan Allah?”. Bahkan akhirnya ada pula yang meragukan apakah Allah swt dan siksaannya itu ada atau tidak. Baca entri selengkapnya »

Bersama Islam Segalanya Lebih Bermakna

Indah nian jika segala sesuatu yang kita kerjakan akan bernilai positif. Alangkah nikmatnya jika hari-hari yang kita jalani ini ibarat ladang harta yang selalu siap untuk kita petik hasilnya. Alangkah bersyukurnya jika segala sesuatu yang kita lakukan dalam kehidupan ini senantiasa dapat menjadi bermakna atau lebih bermakna. Baca entri selengkapnya »

Sholat Khauf (Takut)

Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
Rasulullah saw. melakukan Shalat  khauf dengan salah satu kelompok sebanyak satu rakaat, dan kelompok yang lain (tidak ikut Shalat ) bersiaga menghadap musuh. Kemudian mereka (yang belum Shalat ) beralih menempati tempat teman-temannya (yang telah menyelesaikan Shalat  satu rakaat bersama Rasulullah saw. dan satu rakaat mereka selesaikan masing-masing), gantian mereka yang menghadap musuh. Lalu mereka (yang belum Shalat ) datang untuk Shalat  bersama Nabi saw. satu rakaat, kemudian Nabi saw. mengakhiri Shalat nya dengan salam. Kemudian mereka (yang baru Shalat  satu rakaat) menyelesaikan satu rakaat lagi. (Shahih Muslim No.1385) Baca entri selengkapnya »