Cintai Aku Apa Adanya…

“Beginilah aku, Klo kamu emang bener-bener sayang sama aku, berarti kamu harus terima aku apa adanya!!!”.

Tentunya kalimat di atas bukan sebuah kalimat yang asing lagi di telinga kita khan??? Jika direnungi lebih dalam, ternyata satu kalimat yang cukup familiar di kalangan sejoli yang sedang kasmaran ini, memiliki makna yang daaaleeem banget. Terkadang, seorang kekasih yang tiba-tiba ditodong dengan kalimat pamungkas ini, lamgsung klepek-klepek. Dan tanpa berfikir panjang lagi, kekasih itupun menjawab…”Gw cinta lo apa adanya. Apapun dan gimanapun keadaan lo, gw akan tetap mencintai dan nerima lo apa adanya” Uuugh Basi Buangget!

Buat kamu-kamu yang belum sempat ketiban kalimat pamungkas ini, ada renungan yang cukup bagus neh buat kamu. Lumayan lhooo…kan bisa buat bahan pertimbangan kamu seandainya nanti kamu ketiban kalimat ini juga.

“Beginilah gw, Klo lo emang bener-bener cinta sama gw, berarti lo harus terima gw apa adanya!!!”. Klo Aku (penulis) sieh akan jawab “Tergantung”.

Dalam diri manusia itu terdapat dua unsur, yaitu “baik dan buruk”. Di dalam dua unsur itu kemudian di bagi lagi menjadi dua, yaitu “Yang bisa dirubah  dan Yang tidak bisa dirubah (misal: penyakit bawaan yang tidak dapat disembuhkan)”. Nah…yang harus di waspadai tuh keburukan yang masih dapat dirubah. Misalnya, klo si dia  ternyata terinfeksi salah satu sifat ini: pemabuk, tukang nyolong, tukang bohong, doyan judi, mata keranjang, playboy, pemalas, dan segudang sifat jelek lainnya, apa kamu akan tetap nerima dia apa adanya? Kalo “iya”, berarti kamu lebih senang membiarkan orang yang kamu sayangi dalam keadaan rusak, membiarkannya terendam dalam lumpur kenistaan ketimbang berusaha untuk membuatnya dia jadi lebih baik.

Nah…makanya, jangan langsung bilang “iye” dulu! Karena, meskipun sekilas tampak sempurna…tapi sedikit demi sedikit pasti akan timbul keburukannya masing-masing. Ketika timbul keburukan itulah, ada baiknya saling mengoreksi, saling menerima, dan saling merubah menuju arah yang lebih baik. Dengan begitu, CINTA akan jadi lebih berguna, bukan sekedar kata (Hiks!). Namun, ketika menemukan keburukan yang memang sudah ditakdirkan untuk tidak bisa dirubah…pengertian dan saling menerima adalah jalan yang terbaik. Dengan kata lain, kamu boleh ngucapin kalimat pamungkas tadi.

Renungkan dulu apa-apa yang akan kamu ucapkan, dan renungkan pula jawaban yang akan kamu berikan. Jangan sampai salah kaprah, bisa-bisa malah menjerumuskan kita dan orang yang kita sayangi. Dwuuuh…sok tau banget sieh, kaya dokter cinta ajah!

Tapi… setujukhan???

“Jadikan cinta menjadi lebih berguna”

About these ads

11 Tanggapan to “Cintai Aku Apa Adanya…”

  1. ai Says:

    pak dokter cinta, klo si dia ternyata terinfeksi salah satu sifat ini: pemabuk, tukang nyolong, tukang bohong, doyan judi, mata keranjang, playboy, pemalas, dan segudang sifat jelek lainnya, ya tentu saja sang pacar akan mencoba merubah itu semua, jika tidak berhasil, sang pacar bisa saja meninggalkannya, meski memang pacar tsb adalah semangat baginya.
    iih..koq ngomongin pacar2an siihh :p
    nice post dah bro..keep posting!

    • Hamba Allah Says:

      ya siapa tau aja dia tertular virus cinta buta, kan jadi ga kliatan virus-virus pacarnya… he…

      • Asep Sasmita Says:

        Bro or Sist……, 4 kriteria yang mesti di lihat sebelum menentukan caln pasangan (tidak ada pacaran), agamanya, keturunannya, aklaqnya (kepribadian dirinya)/pisiknya dan hartanya. Agamanya/Imannya inilah yang menjadi pokok semuanya, karena dengan iman akan mendapatkan 4 kriteria yang kita inginkan….begitu Bro/Sist

      • nurdiyon Says:

        betul, dan di sini penulis tidak mengisyaratkan pembolehan pacaran lhooo….
        Tulisan ini tertuang atas realita yang banyak terjadi saat ini… cukup banyak pernikahan yang berantakan karena tidak adanya pengertian dan atau perbaikan atas kelemahan yang ada pada diri pasangannya. Karena, kelemahan demi kelemahan kian lama akan kian bermunculan ketika dua insan mulai mengarungi bahterah rumah tangga (yang pada awalnya tidak atau belum tampak), baik pernikahan yang didahului dengan pacaran ataupun tidak…. Tulisan ini hanyalah bertujuan untuk saling mengingatkan dan semoga bisa menjadi bahan renungan kita semua bahwa setiap kita memiliki kekurangan atau kelemahan baik yang dapat dirubah maupun yang tidak dapat dirubah. Dan agar setiap pasangan mau mengerti atas kekurangan yang memang tidak dapat dirubah lagi, dan berusaha untuk saling merubah kekurangan atau kelemahan yang memang masih bisa untuk dirubah sehingga tidak menimbulkan perpecahan (saling menasehati dan memperbaiki diri).

        Demikian,
        Wallahua’lam

  2. dedekusn Says:

    Setuju, gar tidak salah kaprah, setuju bgt.
    Wassalam

  3. sunarnosahlan Says:

    turut membaca untuk menambah wawasan

  4. ayu Says:

    klo mnrt saya, krna pihak saya adalh memilih mka saya akn bilang”sya bkn hnya mnrima kmu apa adanya tpi mau menerima krna ada apanya”

  5. nawie Says:

    beginilah aq klo km bener-bener syng sm aq,berarti kamu hrs terima aq apa adanya…
    cinta pake syarat…klo mnrt sy,cinta itu bisa menerima kekurangan ato sebaliknya dari pasangannya

  6. pelangsing fatloss Says:

    bener Gan setuju. Cinta itu harus apa adanya, jangan apa adanya yang kita miliki..hehe :-D
    cekidot Gan Pertamax.

  7. Nurul huda Says:

    sebenarnya mana cinta sesungguhnya itu pasti Qt sdh tau,, cinta2an yg kyk cerita di atas itu bkn cinta hakiki, tp cnt monyet..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: