Dear Soleha,
Soleha, dua tahun telah berlalu meninggalkan kita. Dua tahun yang aku rasa sangat lama, sangat meletihkan, dan mungkin yang kamu anggap nggak berarti. Dua tahun yang nggak pernah aku fikirkan akan berakhir tiga bulan yang lalu, dengan tubuhmu dalam pelukkanku. Dua tahun ini, telah ku habiskan seluruh kemampuan hati dan fikiran untuk memperjuangkan cinta mu. Ku telan semua perlakuan pahit darimu, tak sedikitpun tatapan kehangatan ada dimatamu. Aku nggak tau kenapa aku bertahan, aku nggak tahu kenapa aku nggak mendendam, dan akupun nggak tau kenapa aku nggak mau meninggalkan. Aku nggak pernah memperhitungkan tentang semua yang telah aku berikan, ataupun semua balasan yang pernah kamu tancapkan. Aku hanya terus berdoa, berfikir, dan terus melanjutkan perjuangan. Karena kupikir, kamu layak mendapatkan semua pengorbanan ini, kamu layak mendapatkan kesucian doa di seprtiga malam. Baca entri selengkapnya »