Wawancara Dengan Tukang Racun Tikus

“Menurut bapak, apakah selamanya politik itu akan selalu kotor?”

Politik tidak pernah kotor, para pelakunyalah yang selama ini kotor. Niatnya, ucapannya, tindak-tanduknya, dan yang jelas…kotorannya (UPS…!).

“Terus, kira-kira kenapa politikus itu bisa kotor ya pak?”

Politikus berasal dari dua buah kata, yaitu “Poli” dan “Tikus”. “Tikus” adalah nama sejenis hewan pengerat yang sangat merugikan dan kotor (terutama tikus got). Sedangkan dalam istilah medis, kata “Poli” berarti “banyak”. Kalau diartikan secara keseluruhan berarti “Banyak tikus”. Bayangin aja…dikantor pemerintahan banyak tikus, apalagi tikus got, jelas aja kotor, berantakan, bau, menjijikan, De El El.

Tikus telah terbiasa menggerogoti dan merusak barang-barang yang terbuat dari kayu, plastik, kertas, dan lain-lain di sekitar mereka. Mereka juga biasa mencuri makanan, dari yang tidak enak sampai yang terlezat. Lebih daripada itu, mereka juga dapat menyebarkan sejenis penyakit yang sangat berbahaya pada manusia. Pokoknya, sangat merugikan! Begitu juga politikus-politikus kita selama ini, sangat kotor dan merugikan. Maka, pantas saja kalau mereka dijuluki sebagai “Tikus-tikus kantor” atau “Tikus-tikus got”.

“Ada nggak, cara untuk memberantas para politikus yang kotor tersebut?”

Ada saja! Ada penyakit kan pasti ada obatnya juga.

“Bapak yakin?”

Ya iyalah! Meskipun obat alternatif yang terakhir adalah “Mati!”. Ha ha ha…

”Misalnya, cara apa pak yang bisa dipakai untuk memberantas politikus-politikus yang kotor?”

Misalnya…Sediain umpan yang enak-enak, ya…standar makanan tikuslah… Terus…pasang aja perangkap tikus, lem tikus, dan racun tikus biar mampus. Dan yang pasti harus dilakukan adalah dengan membentuk “Polikucing”. Sepertinya, “Polikucing” mampu memberantas “Politikus”, tikus kan takut sama kucing!

Oh iya mas…saya juga jual perangkap tikus, lem tikus, dan racun tikus yang paling tokcer lho…!

www.lingkarcahaya.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: