Agama dan Rohani

Kehidupan dunia adalah sebuah masa singkat yang penuh dengan perangkap. Di sanalah iblis dan seluruh keturunannya membangun kekuatan yang tiada henti hingga akhir zaman untuk menjerumuskan setiap keturunan Adam ke dalam perangkap tersebut, terperosok dalam kehinaan dan terjerembab dalam kebinasaan azab Allah swt.

Kehidupan dunia adalah fatamorgana yang seringkali melenakan manusia, mempesonakan manusia dengan keindahan-keindahan semunya, sehingga mereka terus-menerus hanya mengejar duniawi saja dan lupa akan ukhrowi. Hidupnya hanyalah menjadi budak nafsu serakah dan ambisi akan kekuasaan, kekayaan, kecantikan atau ketampanan, dan kehormatan duniawi semata. Sedikit saja mereka lengah, maka persaingan dunia akan melindasnya tanpa belas kasihan. Kerja keras dan usaha yang penuh daya, akhirnya pun mereka dedikasikan untuk mendapatkan segala apa yang mereka inginkan. Dan banyak di antara mereka yang akhirnya lupa, bahwa sesungguhnya kebutuhan mereka bukanlah hanya sebatas kebutuhan jasamani dan duniawi saja. Mereka juga membutuhkan asupan ukhrowi, kebutuhan rohani.

Tidak sedikit manusia yang akhirnya terjangkit berbagai macam penyakit, baik penyakit jasmani maupun penyakit rohani. Tidak sedikit manusia yang akhirnya terpuruk dalam keputus asaan, terjebak dalam depresi, atau tersesat dalam gelimang nikmat yang justru mendatangkan laknat. Itu semua terjadi karena tidak ada keseimbangan antara asupan jasmani dan rohani, antara pemenuhan kebutuhan duniawi dan ukhrowi. Mereka selalu dan semakin berambisi untuk mendapatkan segala keinginan duniawi, namun melupakan kebutuhan rohani atau ukhrowi. Mereka lupa, bahwa sesungguhnya rohani mereka pun tidak berbeda dengan jasmani mereka, sama-sama membutuhkan pangan.

Di sinilah, agama berfungsi sebagai penyeimbang antara sisi jasmani dan rohani, antara kebutuhan duniawi dan ukhrowi. Agama akan memberikan asupan pangan dan gizi bagi rohani, selain juga untuk jasmani. Agama akan mengontrol nafsu seseorang agar tidak terjerumus dalam perangkap-perangkap duniawi. Agama akan mengatur nafsu dan ambisi duniawi seseorang, dan agama jugalah yang akan memberikan vitamin bagi rohani-nya. Sebagaimana firman Allah swt yang artinya:

“Wahai manusia, sesungguhnay telah datang kepadamu nasehat dari Rabb-mu dan merupakan obat penyembuh (penyakit jiwa/rohani) yang ada di dalam dadamu dan ia menjadi petujuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Yunus : 57)

Agama dan rohani, ibarat ruh dan jasad. Jika ruh tiada maka jasad akan mati, dan jika agama tiada maka rohani pun akan binasa. Sebagaimana telah disebutkan pada surah Yunus : 57 di atas, bahwa nasehat (agama Islam) dari Allah swt merupakan obat penyembuh bagi jiwa atau rohani, dan sekaligus sebagai petunjuk, cahaya dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Hal ini juga ditegaskan lagi oleh Allah swt dalam firman-Nya yang artinya:

“Dan kami turunkan Al-Qur’an itu sesuatu yang dapat menjadi obat penawar dan rahmat karunia bagi orang yang beriman dan Al-Qur’an itu bagi orang-orang yang zalim hanya menambah kerugian belaka”. (Qs. Al-Israa : 82 )

Melalui kitab suci agama Islam, yaitu Al Quran, Allah swt telah memberikan obat penenang bagi hati-hati yang senantiasa gundah dan gelisah. Agama Islam merupakan cahaya bagi setiap persoalan kehidupan. Melalui berbagai macam ibadah yang diajarkan di dalam agama Islam, manusia akan memperolah kebahagiaan jasmani dan rohani. Kebahagiaan yang tidak dapat diukur melalui kacamata kekayaan, kecantikan atau ketampanan, kekuasaan, maupun kehormatan duniawi semata. Kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Dengan rohani yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama (Islam), maka keputus asaan, pesimisme, kenagkuhan, ambisi dan nafsu serakah, kerasnya hati, rasa yang tidak pernah puas, semuanya akan terkontrol dengan baik. Manusia akan berjalan di jalan yang lurus di jalan Tauhid, sesuai dengan ketetapan Sang Khaliq. Dan niscaya kehidupan pun akan penuh dengan rahmat Allah swt, maka terciptalah sebuah kehidupan yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

www.syahadat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: