Keistiqomahan Zunairah Kepada Allah swt

Di dalam Al Quran, Allah swt telah berfirman yang artinya: “Alif lam mim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ” Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar Dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al Ankabut : 1-3).

Dari firman Allah swt di atas dapat kita petik satu isyarat bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengaku beriman namun akan terbebas dari ujian dan cobaan Allah swt.

Seandainya dengan menyatakan keimanan lalu Allah swt akan membebaskan seseorang dari ujian dan cobaan, maka akan berimanlah seluruh penduduk di muka bumi ini dengan mudahnya. Karena mereka merasa bahwa dengan menyatakan diri beriman akan terhindar dan bebas dari cobaan di dunia ini (senagn terus). Tapi Allah swt tidaklah berbuat demikian.

Seseorang yang memiliki keimanan di dalam dadanya sudah pasti akan diberikan ujian dan cobaan oleh Allah swt. Semakin besar kadar keimanan seseorang, semakin besar pula tingkat ujian dan cobaan yang Allah swt berikan kepadanya. Hal ini tentu saja untuk membawa orang tersebut ke tempat atau derajat yang lebih tinggi lagi.

Zunairah adalah salah seorang muslim yang memiliki keistiqomahan yang luar biasa terhadap Islam. Ia adalah hamba Allah swt yang telah berhasil melewati ujian yang sangat berat. Pada awalnya, Zunairah merupakan hamba Abu Jahal yang zalim.

Mendengar Zunairah telah memeluk agama Islam, Abu Jahal pun marah besar. Kemudian ia dan kawan-kawannya pun menginterogsi Zunairah mengenai keyakinannya tersebut.

“Hai Abu Jahal! Benarkah kamu telah menganut agama Islam?” tanya Abu Jahal dengan amarah yang besar.

“Benar. Aku percaya pada seruan Muhammad saw, karena itulah aku mengikuti agamanya.” Jawab Zunairah.

Mendengar jawaban Zunairah yang penuh dengan keyakinan, Abu Jahal pun mencari cara untuk menggoyahkan keyakinan tersebut. Kemudian Abu Jahal bertanya kepada kawan-kawannya:

“Hai kawan-kawan, apakah kalian juga mengikuti seruan Muhammad?,” tanya Abu Jahal kepada kawan-kawannya.

Kawan-kawannya pun menjawab dengan serempak, “Tidak!,”

“Nah, seandainya apa yang dibawa oleh Muhammdad itu baik,maka tentu saja mereka akan lebih dulu mengikutinya dari pada kamu,” Abu Jahal mencoba menggoyahkan dan melecehkan Zunairah.

Namun, ternyata keimanan yang begitu mantap telah tertanam di dalam dada sang Zunairah, sehingga tidak sedikitpun keraguan muncul di dalam hatinya. Zunairah tetap pada pendiriannya untuk memeluk dan mempertahankan Islam sebagai agamanya.

Sikap Zunairah pun akhirnya memuncakkan amarah Abu Jahal. Tanpa basa-basi lagi, pukulan bertubi-tubi dan membabi buta pun mengarah dan mengenai mata Zunairah. Siksaan Abu Jahal akhirnya menimbulkan luka yang sangat parah di mata Zunairah. Akibatnya, Zunairah pun mengalami kebutaan karena siksaan  yang membabi buta tersebut

Di tengah kebutaan yang menyakitkan tersebut, Abu Jahal berharap agar Zunairah dapat berubah pikiran. Abu Jahal kemudian mencoba kembali membujuk Zunairah untuk meninggalkan Islam.

“Matamu menjadi buta itu adalah sebagai akibat karena engkau telah memeluk agama Islam. Jika kamu mau meninggalkan agama Muhammad itu,maka matamu pasti akan dapat sembuh kembali,” bujuk Abu Jahal kepada Zunairah.

Mendengar ucapan Abu Jahal yang mengolok-olok  dan sangat menyakitkan hatinya itu, Zunairah pun berkata kepadanya:

“Kalian semua adalah pembohong, tak bermoral. Lata dan Uzza yang kalian sembah itu tidak memiliki kuasa apa-apa, tidak akan dapat berbuat apa-apa. Apalagi memberi manfaat dan mudarat,” jawab Zunairah.

Jawaban Zunairah tersebut membuat Abu Jahal semakin terbakar api emosi. Pukulan yang keras pun kembali menghantam Zunairah seraya berkata:

“Wahai Zunairah. Ingatlah kepada Lata dan Uzza. Itu berhala sembahan kita sejak nenek moyang kita. Apakah kamu tidak takut jika mereka murka kepadamu? Tinggalkanlah segera agama Muhammad yang melecehkan kita keyakinan kita!,” Kata Abu Jahal.

Zunariah pun menjawab: “Wahai Abu Jahal. Sebenarnya Latta dan Uzza itu buta. Lebih buta daripada mataku yang buta akibat siksaanmu ini. Meski mataku buta, Allah swt tidakk akan sulit untuk mengembalikannya menjadi terang, tidak seperti tuhanmu Latta dan Uzza itu” kata Zunairah.

Benarlah apa yang telah dikatakan oleh Zunairah tersebut. Keesokan harinya, Abu Jahal dikejutkan oleh keadaan  sang Zunairah. Ternyata, pada pagi itu Abu Jahal telah mendapati Zunairah dengan matanya yang sudah pulih seperti sedia kala. Allah swt telah memberikan kesembuhan pada  mata Zunairah yang telah dibutakan oleh Abu Jahal. Namun, peristiwa tersebut ternyata tidak juga membuat Abu Jahal beriman. Justru peristiwa itu tleah membuatnya semakin menjauh dari Allah  swt dengan mengatakan bahwa itu pastilah sihir yang dibuat oleh Muhammad.

“Ini pasti kerana sihir Muhammad,” kata Abu Jahal seraya terus menyiksa Zunairah kembali.

Namun Alhamdulillah, siksaan pada hari itu tidak berlangsung lama. Allah swt telah memberikan pertolongan-Nya kembali  kepada Zunairah yang taat. Penyiksaan itu dihentikan setelah Abu Bakar ra. datang dan memberikan Abu Jahal sejumlah uang tebusan. Kemudian, Zunairah pun dibebaskan oleh Abu Bakar ra.

Subhanallah! Betapa peristiwa di atas memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada kita. Ujian Allah swt akan senantiasa datang kepada hamba-Nya yang beriman. Dan ujian itu akan semakin besar manakala tingkat keimanan seseorang pun semakin besar. Dan barang siapa yang mampu istiqomah dan bertahan melawan ujian tersebut, miscaya Allah swt akan senantiasa memberikan pertolongan-Nya.

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” (QS. Al Hajj : 40)

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)

www.syahadat.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: