Menyiasati Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan adalah sebuah momen dimana ikatan suci kedua mempelai secara otomatis terpublikasi. Dengan resepsi pernikahan, maka akan memudahkan masyarakat umum untuk mengetahui bahwa si A sudah menjadi isteri atau suami si B. Resepsi pernikahan, bagaimanapun merupakan peristiwa bersejarah bagi kedua mempelai. Dan tentunya, peristiwa spesial dan bersejarah tersebut diharapkan akan terjadi satu kali dalam hidup mereka. Untuk itulah, mengapa akhirnya banyak sekali pasangan pengantin yang mengadakan acara resepsi pernikahan besar-besaran. Pokoknya WAH banget!

Adanya anggapan dan harapan bahwa pernikahan merupakan sebuah ikatan yang terjalin sekali di dalam hidup, maka tidak sedikit resepsi pernikahan yang berlangsung dengan super meriah dan menghabiskan dana yang melangit. Hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah bagi mereka yang ekonominya kuat, meskipun bagi sebagian orang memandang hal semacam itu sebagai sebuah pemborosan. Namun, keinginann untuk merayakan pernikahan dengan meriah dan besar sering menjadi masalah bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi  menengah ke bawah. Tidak jarang, akhirnya merekapun harus gali lubang tutup lubang, pinjam sana sini untuk mewujudkan keinginan mereka tersebut.

Mereka menganggap bahwa resepsi besar-besaran dan meghabiskan dana yang tidak sedikit akan memberikan kesan yang lebih mendalam, padahal kenyataannya tidaklah demikian.

Sebenarnya, untuk mengadakan sebuah resepsi pernikahan tidaklah harus mengeluarkan biaya yang akan menguras seluruh isi kantong maupun berhutang dalam jumlah yang terlalu besar. Karena, masih banyak hal-hal lain yang sebenarnya juga sangat perlu untuk kita pikirkan. Ada pengeluaran-pengeluaran lain yang patut untuk diprioritaskan selain mengupayakan resepsi pernikahan yang sangat meriah namun menguras isi kantong atau membuat anda berhutang ke sana kemari. Biaya hidup setelah pernikahan, hal inilah yang juga harus menjadi bahan pikiran utama. Biaya yang terlalu besar kita hambur-hamburkan hanya untuk sebuah resepsi pernikahan, tentunya akan lebih bermanfaat jika kita gunakan untuk persiapan membeli rumah atau mengontrak rumah setelah menikah, sehingga kitapun akan lebih mandiri.

Agar resepsi pernikahan tidak terlalu menguras isi kantong, hendaknya kita benar-benar mempertimbangkan segala sesuatu yang akan mempengaruhi membengkak atau menyusutnya biaya pernikahan.


Tempat Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan merupakan sebuah momen yang akan memakan banyak tenaga, pikiran, waktu, dan tentu saja uang. Resepsi pernikahan akan menjadi momen yang sangat merepotkan banyak pihak, terutama keluarga dan karib kerabat.

Sebenarnya, ada dua pilihan yang dapat kita jadikan sebagai pilihan untuk menjadi tempat resepsi. Yang pertama, kita bisa melakukan resepsi pernikahan di rumah saja. Dan pilihan yang kedua, kita bisa menyewa gedung sebagai tempat berlangsungnya resepsi pernikahan.
1.    Resepsi Penikahan di Rumah

Pelaksanaan resepsi pernikahan di rumah adalah pilihan terbaik bagi yang memiliki anggaran terbatas, meskipun banyak juga resepsi permikahan di rumah yang tetap berlangsung dengan sangat meriah dan biaya yang WAH. Pada dasarnya, dengan melakukan resepsi pernikahan di rumah maka kita akan dapat melakukan penghematan biaya yang cukup besar daripada melakukan resepsi pernikahan di dalam gedung.

Memang, pilihan yang pertama ini konsekuensinya adalah kita akan lebih repot daripada resepsi di dalam sebuah gedung. Namun sekali lagi, pilihan pertama ini akan memberikan penghematan yang cukup besar. Biasanya, panitia dan seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam acara resepsi tersebut masih merupakan keluarga dan kerabat dekat, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya besar lagi untuk membayar tenaga para panitia.

Untuk pendamping pengantin pada waktu akad nikahnya, biasanya juga diserahkan kepada para sesepuh, senior, atau orang-orang yang dituakan. Intinya, biaya yang akan dikeluarkan untuk membayar tenaga panita dapat ditekan, karena telah ditangani oleh anggota keluarga besar. Andaipun menggunakan Wedding Organizer, biasanya hanya digunakan khusus untuk acara adatnya saja.
2.    Resepsi Pernikahan di Gedung

Kalau anda tidak mau repot untuk mengurus resepsi pernikahan, maka anda dapat memilih alternatif kedua, yaitu menyewa gedung untuk resepsi pernikahan. Pilihan kedua ini tentunya akan menjadi pertimbangan yang lebih ketat bagi anda, karena tentu saja anda akan mengeluarkan biaya yang lebih besar ketimbang acara resepsi pernikahan di rumah.

Meskipun demikian, anda juga masih dapat melakukan penghematan. Anda dapat menyesuaikan pilihan gedung yang tidak akan membuat anda merogoh kantong terlalu dalam. Anda pun terlebih dahulu harus menanyakan masalah fasilitas gedung yang akan mereka berikan. Ada yang menyewakan gedung sudah satu paket dengan satu paket lengkap, seperti kursi, katering, dekorasi, dokumentasi, dan lain-lain. Namun, tidak sedikit penyewaan gedung yang per satuan, artinya tidak dalam satu paket, jika anda menyewa gedung tersebut maka anda hanya akan memperoleh gedung kosong saja tanpa kursi dan fasilitas lainnya.

Anda harus mencermati segala rincian harga untuk pelaksanaan resepsi pernikahan. Jika anda telah mendapatkan gedung yang cocok dengan harga sewa yang tidak terlalu mahal, maka anda juga jangan lupa untuk mencermati biaya katering, dokumentasi, dekorasi, dan lain-lainnya. Jangan sampai anda mendapatkan gedung yang cocok dan murah, namun biaya lain-lainnya justru mencekik.

Jangan lupa untuk melakukan perbandingan harga antara tempat penyewaan gedung yang satu dengan yang lainnya. Jangan terlalu terburu-buru sehingga membuat anda malas untuk melakukan survei harga.


Sendiri atau Wedding Organizer

Untuk penyelenggaraan acara resepsi pernikahan, kalau anda mau, maka anda dapat melakukannya sendiri. Namun, kalau anda tidak mau repot dan mau yang praktis, anda dapat menggunakan jasa Wedding Organizer (WO). Tapi tentu saja anda harus menambahkan anggaran resepsi pernikahan anda untuk biaya sewa WO tersebut.

Sebenarnya, biaya untuk menggunakan WO pun tidaklah terlalu melangit. Semua Itu tergantung dari kualitas WO dan pintar-pintarnya anda dalam bernegosiasi harga. Terkadang, biaya untuk WO tidak terlalu jauh berbeda, justru banyak WO yang mempunyai rekanan dengan jasa katering atau dekorasi, sehingga merekapun akan memberikan diskon jika anda juga menggunakan jasa mereka.
Namun, ada juga yang berkata bahwa menggunakan WO itu jatuhnya akan lebih mahal. Hal itu kembali kepada kualitas WO yang kita pergunakan.

Undangan Resepsi Pernikahan

Untuk undangan tentu saja harus disesuaikan dengan besar kecilnya resepsi pernikahan yang akan diadakan. Kalau resepsinya besar dengan dana dan fasilitas yng serba ada tentunya tidak akan menjadi permasalahan. Namun, jika resepsi pernikahannya sederhana, tentu saja harus benar-benar dicermati untuk jumlah undangan yang akan disebarkan.

Anda dapat mengumpulkan data-data (nama-nama), mulai dari keluarga, tetangga, teman dekat, teman kerja atau teman kuliah. Untuk resepsi pernikahan yang sederhana, sebaiknya anda juga membatasi undangan-undangan untuk kenalan-kenalan anda. Baiknya anda hanya mengundang mereka yang memang betul-betul kenal saja. Sebaiknya, anda juga tidak perlu mengundang mereka yang sudah terlalu lama tidak bertemu, sudah sepuluh tahun tidak bertemu misalnya. Kecuali jika anda memang ingin sekalian mengadakan reuni, maka anda dapat juga mengundang teman-teman dekat yang sudah lama tidak bertemu.

www.sekeluarga.com

Iklan

Satu Tanggapan to “Menyiasati Resepsi Pernikahan”

  1. antho Says:

    Sebenarnya, untuk mengadakan sebuah resepsi pernikahan tidaklah harus mengeluarkan biaya yang akan menguras seluruh isi kantong maupun berhutang dalam jumlah yang terlalu besar. Karena, masih banyak hal-hal lain yang sebenarnya juga sangat perlu untuk kita pikirkan…dan seterusnya……………….
    ======================
    saya sangat setuju dengan baris dari catatan diatas.sebab belajar dari pengalaman sahabat2 saya yg sudah menikah,ada beberapa dari mereka setelah menikah menanggung hutang..sedih sekali.

    saya ambil pelajaran dari sini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: