Syarat Busana Muslim

Busana muslim, saat ini memang telah menjadi salah satu target bisnis yang cukup menjanjikan. Hal ini ditinjau dari banyaknya jumlah umat muslim yang kini bermukim di Indonesia, yang sekitar lebih dari delapan puluh lima persen telah mendominasi Negara tersebut (Indonesia). Tidak hanya itu, bahkan jumlah penduduk di hampir seluruh dunia ini pun ternyata masih didominasi oleh umat muslim. Hal ini karena Islam merupakan agama dengan jumlah pengikut terbesar nomor satu di dunia. Faktor ini membuat bisnis busana muslim menjadi target bagi sebagian besar pengusaha pakaian atau garmen. Dan istimewanya lagi, bisnis busana muslim ternyata tidak hanya dilakukan oleh pengusaha-pengusaha muslim saja, tetapi juga dilakukan oleh para pengusaha nonmuslim.

Busana muslim semakin mencuat dan beredar dengan mudah, serta semakin dapat terjual dengan lebih mudah karena banyaknya perancang-perancang busana muslim yang kreatif dalam membuat berbagai model busana muslim. Busana muslim saat ini telah mengalami modifikasi yang continyu melalui para perancang busana muslim. Para perancang busana muslim telah mulai melakukan modifikasi-modifikasi pada busana muslim mulai dari bentuk, warna, corak, bahan, dan lain-lain. Modifikasi-modifikasi tersebut akhirnya membuat busana muslim semakin fleksible dan nyaman, tidak membosankan.

Banyaknya perancang-perancang busana muslim yang telah melakukan berbagai modifikasi, telah memberikan warna baru dalam dunia busana, khususnya busana muslim. Berbagai jenis busana muslim dengan berbagai jenis merek, model, ukuran, warna, corak, bahan, harga, dan lain-lain dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko busana muslim, pasar tradisional, butik, hingga di berbagai pasar moderen yang bersakala besar.

Banyaknya pilihan dan tawaran atas busana muslim tersebut, tentunya menimbulkan satu tanda tanya bagi para konsumen busana muslim itu sendiri; “Apakah busana muslim yang ditawarkan dan yang akan menjadi pilihan tersebut sesuai dengan aturan Islam itu sendiri atau tidak?”.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, setidaknya busana muslim harus memiliki kriteria sebagai berikut:

  1. Busana muslim harus dapat menutupi seluruh tubuh, kecuali yang memang diperbolehkan sesuai dengan syariat Islam (wajah dan telapak tangan).
  2. Busana muslim tidak boleh tembus pandang sehingga dapat menampakkan aurat si pengguna.
  3. Selain tidak boleh transparan (tembus pandang), busana muslim juga tidak boleh ketat (yang dapat memperlihatkan lekuk tubuh).
  4. Busana muslim hendaknya tidak berfungsi sebagai perhiasan (tabarruj) yang dapat menarik perhatian umum, khusunya perhatian lawan jenis.
  5. Busana muslim untuk laki-laki tidak menyerupai busana muslim untuk wanita, dan busana muslim  untuk wanita tidak menyerupai busana muslim untuk laki-laki.
  6. Busana muslim tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir.
  7. Busana muslim yang digunakan tidak bertujuan untuk mencari popularitas dunia.

Itulah setidaknya beberapa persyaratan yang harus terdapat pada produk busana muslim, yang boleh dipergunakan oleh umat muslim sesuai dengan ajaran agama islam. Sebagai tambahan, berikut kami sampaikan beberapa dalil berkenaan dengan busana muslim dan muslimah.

Firman Allah swt:

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. “Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah swt Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al Ahzab : 59)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) Nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31)

Sabda Rasulullah saw:

Hadits riwayat Aisyah ra., bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah Muhammad saw dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah saw berpaling darinya dan berkata: “Hai Asma, sesungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini, ” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Dawud dan Baihaqi)

Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhu, dia menceritakan.
“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang laki-laki yang bersikap seperti wanita dan wanita seperti laki-laki”.
Sedangkan dalam riwayat yang lain disebutkan.
“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki”. (Hadits Riwayat Bukhari)

www.syahadat.com

Satu Tanggapan to “Syarat Busana Muslim”

  1. islamarket.net Says:

    bagi para produsen busana muslim yang memproduksi busana muslim yang berkriteria di atas, bisa menghubungi saya untuk kerjasama


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: