Pakaian Muhammad saw

Seandainya kita adalah seorang yang memilih bidang komputer sebagai profesi, dan seandainya telah dicetuskan oleh satu organisasi yang terpercaya dan diakui diseluruh dunia bahwa Mr. X adalah seorang professor yang paling ahli di seluruh dunia mengenai ilmu komputer, tentunya kita akan selalu mengikutinya. Setiap kali ada informasi tentangnya, kita akan mencari, mendengarkan, membacanya, dan mengabadikannya. Kita akan membeli buku-buku komputerisasi karangannya. Setiap ada permasalahan yang berkaitan dengan komputer, kita akan senantiasa menjadikan keterangan-keterangan dari Mr. X sebagai referensi pertama dan utama.

Begitulah seharusnya sikap kita sebagai seorang yang telah memilih Islam sebagai agama dan keyakinan. Ketika ada seseorang yang telah diketahui dan diakui oleh dunia Islam (kecuali aliran-aliran sesat) bahwa Mr. X adalah seorang yang paling pandai dan paham akan segala ilmu Islam. Bahkan belaiau dipercaya dan diakui oleh seluruh dunia Islam sebagai orang pertama yang menyebarkan ajaran agama Islam. Tentunya, sebagai seorang yang yang telah memilih Islam sebagai agama, kita akan sepenuhnya yakin dan mempercayakan segala bentuk dan hukum agama Islam kepadanya. Segala permasalahan kehidupan, dunia maupun akhirat, semua dikonsultasikan kepada beliau. Kita akan membeli buku-buku karangannya, membacanya, mempelajarinya, dan mengaplikasikannya.

Segala bentuk permasalahan yang kita alami tentusaja akan diselesaikan berdasarkan petunjuk-petunjuk beliau. Segala yang ia anjurkan apalagi perintahkan tentunya akan selalu kita laksanakan. Dan segala sesuatu yang beliau haramkan atau larang, tentunya akan kita jauhi dan tinggalkan.

Beliaulah Rasulullah Muhammad saw yang merupakan manusia penerima dan penyampai wahyu Allah swt. Rasulullah Muhammad saw,  beliaulah tempat bermuaranya ilmu Islam yang diturunkan oleh Allah swt melalui malaikat Jibril. Beliaulah sumber dan gudang ilmu Islam. Untuk itu, sudah sewajarnyalah jika kita sebagai umat Islam akhirnya  harus menjalankan segala bentuk ajaran-ajaran yang dibawanya. Segala permaslahan kehidupan ini pun harus diselesaikan dengan dasar-dasar yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw di dalam agama Islam.

Rasulullah Muhammad saw adalah satu-satunya manusia yang harus diikuti dan dipatuhi segala bentuk aturannya oleh Umat Islam. Karena beliaulah satu-satunya manusia yang pandai, mengerti, dan paham sepenuhnya mengenai seluruh aturan-aturanIslam. Namun, kenyataan yang banyak terjadi saat ini adalah banyak sekali umat Islam, yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad saw, tapi justru banyak meninggalkan perintah dan anjuran beliau. Satu contoh sederhana yang saat ini banyak kita temui adalah mengenai cara berpakaian para lelaki muslim. Banyak dari golongan laki-laki muslim yang saat ini telah menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan perintah dan anjuran Rasulullah Muhammad saw. Lihatlah bagaimana cara Rasulullah saw berpakaian.

Rasulullah saw bersabdaa, “Sarung seorang muslim hingga tengah betis dan tidak mengapa jika di antara tengah betis hingga mata kaki. Maka apa yang di bawah mata kaki, tempatnya di neraka. Barangsiapa yang menyeret sarungnya (sampai menyapu tannga) karena sombong maka Allah tidak akan melihatnya.” (HR. Abu Dawud, Malik, dan Ibnu Majah)

Di dalam hadits di atas Rasulullah Muhammad saw telah melarang umatnya untuk tidak membiarkan sarungnya atau pakaiannya menjulur ke bawah dan melebihi mata kakinya. Di dalam agama Islam, menggunakan sarung atau pakaian yang menjulur ke bawah hingga melebihi mata kaki disebut dengan Isbal. Dan isbal ini merupakan salah satu perkara yang dilarang di dalam ajaran agama Islam, sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut:

Dari Ibnu Umar ra., Rasulullah Muhammad saw bersabda : “Siapa yang menyeret pakaiannya karena sombong, Allah tidak akan melihatnya di hari kiamat.” (HR. Bukhari dan lainnya)

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Muhammad saw telahbersabda: “Isbal berlaku pada sarung, gamis dan serban. Siapa yang menurunkan pakaiannya sedikit saja karena sombong, tidak akan dilihat Allah di Hari Kiamat.” (HR. Abu Daud,Nasa’i dan Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Allah tidak akan melihat orang yang menyeret sarungnya karena sombong.” (Muttafaqun ‘alaihi)

”Apa saja yang berada di bawah mata kaki berupa sarung maka tempatnya di neraka. “ (HR. Imam Ahmad dan Bukhari)

Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Sarung seorang mukmin sebatas kedua betisnya.Tidak mengapa bila dia menurunkan dibawah itu selama tidak menutupi kedua mata kaki.Dan yang berada di bawah mata kaki tempatnya di neraka.” (HR. Imam Malik dan Abu Dawud dengan sanad yang shahih)

Berdasarkan hadits-hadits Rasulullah Muhammad saw di atas, maka jelaslah sudah bahwa isbal merupakan perkara yang tidak dicontohkan oleh beliau. Isbal merupakan salah satu perkara yang dilarang oleh Rasulullah Muhammad saw dan tentunya juga dilarang di dalam ajran agama Islam.

Allah berfirman, ”Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat.” (QS. Al Ahzab: 21).

Rasulullah Muhammad saw adalah satu-satunya manusia yang paling dipercaya dan diakui oleh dunia Islam sebagai seorang yang paling pandai dan mengerti dalam ilmu dan permasalahan Islam. Lalu, sebagai umat yang mengaku beragama Islam, mengapa kita tidak mengikuti apa yang telah disampaikan beliau? Bukankah salah satu ciri bahwa kita merupakan salah satu dari golongan tertentu adalah dengan mengikutinya? Maka jika kita tidak mengikutinya, kita bukan termasuk dalam golongan tersebut. Dan jika kita tidak mengikuti ajaran-ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad saw, maka kita pun bukan termasuk golongan umat Islam, sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad saw yang artinya:

“Barangsiapa yang meniru-niru gaya suatu golongan, maka ia termasuk bagian dari golongan tersebut.”

Demikian. Wallahua’lam

www.syahadat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: