INDAHNYA MENGADU

Menangis dalam sujud
Entah kenapa menegakkan kembali kaki-kaki yang sempat lunglai
Menangis dalam tilawah
Entah kenapa menguatkan kembali hati yang kian melemah
Menangis dalam doa
Entah kenapa membangkitkan kembali ketenangan yang sempat tersungkur
Melangkahkan kaki ke masjid
Entah kenapa, menegarkan kembali langkah yang kian menggoyah
Dan kembali menyadari, bahwa aku tak sendiri Baca entri selengkapnya »

RENUNGAN GALAU

Mencoba meraba-raba nuansa,
masa dan area
namun tak sedikitpun hati mengindera
kelembutan yang bergerak mendesis Baca entri selengkapnya »

Kampung Inggris

Kumpulan rumah
Berkumpul satu persatu
Menyatu menjadi padu
Berbatas tanah kosong
Berukuran berkisar tiga meter melebar Baca entri selengkapnya »

Mendung Merintik

Atapnya sang alam masih kebiruan,
keputihan,
kehitaman Baca entri selengkapnya »

Lagi Ujian

Dalam balutan kerudung
Bersembunyi,
di balik kertas penuh tanda tanya Baca entri selengkapnya »

Persahabatan dan Mimpi

Special for All Best Friends

Kita…
adalah gelombang energi,
yang menghantam keterpurukan yang berusaha membius hati
Kita… adalah tawa,
yang membasuh lara yang menganga
Kita…
adalah getar-getar benci dan rindu, saat ia mengajarkan arti dari sebuah kesetiaan
Kita…
adalah tumpahan, genangan, serta endapan air mata saat ia mengajarkan arti sebuah kesabaran dan ketulusan
Dan Kita… adalah pundak pantang tumbang yang tak letih menjadi sandaran Baca entri selengkapnya »

Keadilan Kini Tunggang-langgang

Keadilan
Adalah desing peluru yang menumpahkan darah-darah kepahlawanan
Menebas ruh-ruh yang haus akan kebebasan
Mencabik tawa dari para pejuang yang kehausan,
Kelaparan rasa kemerdekaan Baca entri selengkapnya »